Chapter 239 - 239. Flash Back 7 tahun yang lalu

Tangan kanan Longshang menyentuh lembut wajah Linzy, jemari kekarnya dengan lembut mengusap air mata Linzy. "Aku takkan menyalahkanmu Zy, hanya saja kita mungkin takkan bisa kembali seperti dulu".

Linzy membelalakkan matanya, "Mengapa Longshang? Apa yang salah dengan hubungan kita?".

"Kita hidup di dunia yang berbeda dan terpaut jauh, tidak mungkin bagi kita untuk bersama. Cobalah untuk mengerti!".

"Mengapa kau selalu seperti ini? Mengapa kau tidak mencoba bertanya apa mauku! Apakah kau tahu, selama 7 tahun ini aku sangat menyesali hal yang telah terjadi. Aku bahkan menentang seluruh orang dan masuk sebagai bagian dari Asosiasi Kedokteran Dunia hanya agar bisa masuk dalam Dunia mu". Linzy tertunduk di depan Longshang, ia menundukkan wajahnya di dada pria di depannya dengan air mata yang tak lagi bisa terbendung.

"Mengapa kau tak pernah mengerti perasaanku..". Kata Linzy dengan suara parau dan tenggelam oleh suara isak tangisnya.

Longshang yang mendengar penuturan Linzy tertegun. Ia hanya bisa diam terpaku tanpa bisa berkata. 'Sejauh itu kau berusaha Zy? '. Namun pertanyaan ini hanya sebatas kata hati, Longshang tak sanggup menanyakannya pada wanita nya.

"Aku tahu seluruh dunia menentang hubungan kita, bahkan orang tuaku. Apakah kau tidak ingin menanyakan mengapa aku tiba-tiba menghilang di saat party kelulusan kita?".

Longshang membelalakkan matanya, ia kembali teringat di hari terakhir mereka bersama adalah saat party kelulusan mereka di sebuah Bar. Namun saat itu Linzy tiba-tiba menghilang tanpa jejak.

FLASH BACK 7 TAHUN SILAM

London,

Sore ini setelah acara kelulusan di kampus, Ludius dan Longshang yang selalu menjadi buah bibir mahasiswi di Cambridge pulang dengan membawa tittel baru sebagai Mahasiswa S2 berprestasi yang berkesempatan melanjutkan studinya ke jenjang S3.

Ludius seorang pria sempurna pujaan wanita atau lebih tepatnya Prince campus ini dari dulu memang terkenal sebagai pria berdarah dingin yang mampu berganti pasangan tidak kurang dari satu kali perhari. Baginya wanita tidak lebih dari sekedar pakaian yang sekali pakai dan penghangat hidup. So what…??

Lain halnya dengan Longshang sahabat Ludius sekaligus partner dalam memperluas jaringan koneksi Ludius dengan beberapa petinggi dan pengusaha. Sebagai salah satu pria yang memiliki ambisi sebagai penguasa. Longshang justru memiliki kepribadian berkebalikan dari Ludius, dia adalah tipe pria yang acuh tak acuh pada wanita yang ada disekitarnya hingga Longshang dipertemukan dengan Linzy Abigail.

Linzy sendiri memiliki status sosial yang cukup tinggi karena terlahir dari seorang CEO Perusahaan Machina Corp. Perusahaan Machina sendiri berdiri di beberapa bidang seperti Otomotif, Elektronik dan Komunikasi.

Dilansir dari berita yang beredar, Perusahaan Machina telah mengeluarkan beberapa produk baru yang beredar di beberapa belahan Dunia seperti ponsel, mobil yang kini marak orang perbincangkan, dan beberapa penemuan server varu yang dapat menunjang kinerja kantor. Dan dalam wawancara terakhir kali, Perusahaan Machina meraup laba bersih tidak kurang dari 1 juta $perbulan.

Ludius yang pada saat itu sedang memperluas jaringannya serta membangun delegasi atau kerja sama dengan beberapa Perusahaan besar membuatnya menjadi pria muda yang semakin ambisius akan kekuasaan.

Sebenarnya Ludius memiliki warisan yang cukup menggiurkan, namun demi mencapai tujuannya, ia menutupi identitas sebenarnya dan menyelidiki satu persatu musuh dengan cara masuk kedalamnya.

***

-Shoreditch, London

Setelah acara dari Kampus selesai, Ludius beserta Longshang kembali ke Apartemen menggunakan mobil Ferrari luxury kesukaan Ludius. Jangan salah, meski Ludius adalah pria yang menyembunyikan Identitas untuk sementara waktu, namun hobinya dalam mengoleksi mobil memang sudah miliki sejak muda.

"Longshang, bagaimana dengan proyek desain dan konsep Mobil yang kita ajukan pada Perusahaan Machina? Apakah ada perkembangan?". Tanya Ludius yang sedang memegang kemudi, mereka memang sedang dalam perjalanan menuju Apartemen setelah seharian berada di Kampus untuk acara kelulusan.

"Entah, Perusahaan Machina memiliki otoritas yang tinggi dan itu membuatku merasa mereka terlalu memandang rendah yang lain".

"Jangan terlalu dipikirkan Longshang, desain dan konsep mobil yang kita rancang memiliki banyak fitur tambahan yang dapat menjadi nilai plus tersendiri. Jangan terlalu terburu-buru, Karena Proyek kita kali ini cukup menjanjikan, maka dalam kurun waktu kurang dari setahun akan ku pastikan kita dapat kembali ke China dan merebut Perusahaan Keluarga Lu (Perusahaan Huang, sebelum diambil alih dan menjadi Tangshi Grup) dari Paman Huang Xiao Lu",

"Apakah mengambil alih Perusahaan Huang dari Pamanmu adalah permulaan untuk balas dendammu?".

"Tentu saja, jika kita ingin menjadi Penguasa haruslah memiliki wilayah. Dalam beberapa hari kita harus mengunjungi Markas Naga Imperial dan menyelidiki pasokan senjata dari Rusia".

"Baiklah.. Aku akan menghubungi Wangchu untuk itu".

Setelah percakapan panjang Ludius dengan Longshang, mobil akhirnya sampai di parkir VIP Apartemen di daerah Shoreditch.

Apartemen yang Ludius tempati cukup besar dan di tinggali oleh 3 orang pria. Ya.. Masih ada satu pria penting yang juga mendukung proyek dan kerjasama yang Ludius tangani. Dia tidak lain adalah Wangchu,

Wangchu karena umurnya yang memang paling muda meski hanya selisih beberapa bulan, ia juga Kuliah di tempat yang berbeda yaitu di Universitas Oxford yang letaknya di Britania raya. Membutuhkan waktu sekitar 3 jam perjalanan jika ditempuh dari Apartemen.